Pantai Nirwana, Baubau

Pantai Nirwana merupakan satu dari beberapa pantai yang ada di Kota Bau-Bau yang masih memiliki keindahan alam yang dapat dinikmati oleh wisatawan yang berkunjung ke Pantai Nirwana.
Pantai Nirwana berjarak 11 Km dari pusat Kota Bau-Bau, dan dapat ditempuh melalui jalur darat maupun jalur laut. Berdasarkan Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah Kota Bau-Bau, kawasan pantai nirwana termasuk dalam Kawasan Pengembangan Pariwisata (KPP) Pantai yang terletak di Kecamatan Betoambari. Pantai Nirwana merupakan pantai berpasir putih memanjang sekitar 4 km yang menyuguhkan panorama sunshet nan indah dan menghadap ke laut, dikelilingi oleh tebing yang cukup tinggi. Selain itu Pantai Nirwana juga memiliki keindahan bawah laut yang menarik, mulai dari terumbu karang, ikan-ikan kecil yang menarik, dan berbagai macam habita laut yang ada. Wisatawan yang berkunjung di Pantai Nirwana dapat melakukan berbagai aktifitas, seperti menyalurkan hobi berolahraga air atau sekedar bersantai di suasana pantai yang hangat, serta melepaskan lelah dan menikmati kenyamanan berlibur.
Pada bagian lain pada kawasan Pantai Nirwana terdapat lekukan batu karang berbentuk gua yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat peristirahatan. Kawasan Pantai Nirwana juga memiliki kondisi ombak yang relatif tenang dapat dimanfaatkan untuk bersampan, memancing, sky air, menyelam (diving), voli pantai, dan olahraga air. Kawasan Wisata Pantai Nirwana juga telah dilengkapi dengan delapan buah gazebo, toilet, tempat peristrahatan serta pedagang minuman ringan dan tempat penyewaan ban/pelampung.
Kawasan Pantai Nirwana merupakan salah satu potensi wisata yang terdapat di Kota Bau-Bau yang siap untuk dijadikan salah satu daerah tujuan wisata yang menarik di Indonesia dengan keindahan alamnya yang masih alami, serta wisata baharinya yang indah. Berdasarkan data kunjungan wisatawan, jumlah wisatawan yang berkunjung ke kawasan Pantai Nirwana selama lima tahun terakhir mengalami peningkatan khususnya untuk wisatawan nusantara, sedangkan untuk wisatawan mancanegara mengalami trend pertumbuhan yang tidak stabil, dimana pada tahun 2003 jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke kawasan Pantai Nirwana sebanyak 20 orang, tetapi pada tahun 2004 jumlah wisatawan yang berkunjung ke kawasan Pantai Nirwana hampir tidak ada.
Potensi yang dimiliki oleh kawasan wisata Pantai Nirwana belum sepenuhnya dapat dimaksimalkan oleh pemerintah Kota Bau-Bau yang berfungsi sebagai faktor penggerak perkembangan kawasan wisata Pantai Nirwana, selain itu kawasan wisata Pantai Nirwana juga tidak didukung dengan kondisi sarana dan prasarana pariwisata yang lengkap dan baik, seperti belum terdapatnya lahan parkir bagi pengunjung serta beberapa sarana lain yang sudah mengalami kerusakan seperti Gazebo yang mengalami kerusakan pada bagian atap, kondisi fisik bangunan toilet yang sudah tidak layak pakai dan tempat pembuangan sampah yang sudah rusak. Kondisi tersebut disebabkan karena belum optimalnya pengelolaan yang dilakukan oleh pemerintah Kota Bau-Bau terhadap kawasan Pantai Nirwana.

by: Nita Sari

2 komentar:

  1. sa sudah koment juga ini, ejha,..

    BalasHapus
  2. indra diana putra1 Mei 2013 pukul 04.51

    ok.... thenks, sangat membantu untuk tugas sekolah.

    BalasHapus